Penalaran Deduksi: Suatu proses berfikir yang bertolak dari
proposisi (kenyataan) yang sudah ada menyebabkan proposisi baru berbentuk
kesimpulan.
1.
Penarikan simpulan secara langsung
·
Semua S adalah P
Sebagian P adalah S
Contoh: Semua mobil merk Mercedes harganya mahal.
Sebagian mobil yang harganya mahal adalah
merk Mercedes.
·
Tidak satupun S adalah P
Tidak satupun P adalah S
Contoh: Tidak satupun seekor simpanse adalah manusia.
Tidak satupun
manusia adalah seekor simpanse.
·
Semua S adalah P
Tidak satupun S adalah tak P
Contoh: Semua karnivora adalah pemakan daging.
Tidak satupun
karnivora tak memakan daging.
·
Tidak satupun S adalah P
Semua S adalah tak P
Contoh: Tidak satupun herbivora adalah pemakan daging.
Semua herbivora tak
memakan daging.
·
Semua S adalah P
Tidak satupun S adalah tak P
Tidak satupun tak P adalah S
Contoh: Semua kucing adalah berbulu.
Tidak satupun kucing
adalah tak berbulu.
Tidak satupun yang tak berbulu adalah
kucing.
2.
Penarikan simpulan secara tidak langsung
·
Silogisme Kategorial
Contoh: Ikan membutuhkan air untuk hidup. (Mayor)
Paus adalah ikan. (Minor)
Paus membutuhkan air untuk hidup. (Kesimpulan)
·
Silogisme Hipotesa
Contoh:
Jika ingin membuka usaha membutuhkan modal. (Mayor)
Tidak ada modal. (Minor)
Jadi, tidak akan bisa membuka usaha. (Kesimpulan)
·
Silogisme Alternatif
Contoh: Mourinho pindah ke Chelsea atau tetap di Real
Madrid. (Mayor)
Mourinho pindah ke
Chelsea. (Minor)
Jadi, Mourinho tidak tetap di Real Madrid (Kesimpulan)
·
Entimen
Contoh: Semua manusia butuh makan.
Rendy adalah manusia.
Rendy butuh makan.
·
Rantai Deduksi
Contoh: Semua mahluk hidup berkembang biak.
Manusia adalah mahluk hidup
Jadi,manusia berkembang biak.
Hewan juga adalah mahluk hidup.
Jadi hewan juga berkembang biak.
Tumbuhan adalah mahluk hidup.
Dan seterusnya....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar